Reduce, Reuse, Recycle
Belakangan ini, sering kita membaca atau mendengar tentang Reduce, Reuse, dan Recycle di jalan-jalan, televisi, website dsb. Namun kadang kita masih bingung dengan istilah-istilah itu. Apa sih yang dimaksud dengan istilah-istilah diatas? Apa bedanya satu sama lain? Disini kami ingin berbagi pengetahuan mengenai topik tersebut diatas. Dan tentunya dengan contoh dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari sehingga Anda pun bisa ikut andil dalam menjaga kelestarian lingkungan ini. Kita mulai dari langkah kecil dan tidak akan pernah ada kata terlambat jika Anda melakukannya sekarang dari diri Anda sendiri.
Reduce (mengurangi) adalah sebuah aksi untuk mengurangi pemakaian segala bahan yang tidak ramah lingkungan. Maksudnya tidak ramah lingkungan adalah bahan-bahan yang susah hancur (terurai) oleh tanah. Contoh bahan yang susah hancur oleh tanah yang paling sering kita pakai adalah plastik dan sterofoam. Butuh ratusan tahun bagi tanah untuk menghancurkan bahan-bahan tersebut. Bayangkan jika bahan-bahan itu terus Anda pakai dan tidak ada upaya pengurangan dari Anda, maka suatu saat keseimbangan humus dalam tanah akan rusak, akibatnya tanah tidak subur dan susah menyerap air. Namun ada hal yang lebih menakutkan, jika saja tanah yang sudah terkontaminasi meracuni tanaman yang tumbuh diatasnya, kemudian Anda memakan tanaman itu, sama saja Anda memakan racun bukan?
Reuse (memakai ulang) adalah aksi bijak untuk memakai kembali benda-benda yang biasanya Anda buang sekali pakai. Misalnya Anda berbelanja dan karena lupa membawa kantong belanjaan Anda, maka Anda bertanggung jawab untuk memakai kembali kantong plastik itu untuk acara belanja Anda selanjutnya. Pakailah selama mungkin sebelum benda-benda itu hancur. Dengan begitu Anda sudah mengurangi meningkatnya jumlah pemakaian plastik.
Recycle (daur ulang) adalah aksi merubah bentuk, komponen, atau struktur suatu benda yang sudah tidak terpakai sehingga bisa kembali menjadi benda yang memiliki daya guna. Aksi ini merupakan aksi terakhir untuk benda-benda yang tidak bisa dipakai lagi (meskipun pada prakteknya masih banyak benda-benda yang masih bisa dipakai). Ada banyak cara untuk mendaur ulang diantaranya adalah membuat karya seni dengan benda-benda yang sudah tidak terpakai sehingga bisa menghasilkan barang yang bisa dipakai. Contoh lainnya adalah daur ulang yang dilakukan oleh pabrik-pabrik plastik. Mereka mengumpulkan plastik kemudian dipilah-pilah berdasarkan Kode Resin yang kemudian diolah untuk menjadi barang dengan kegunaan baru.
Anda bisa memulai aksi Reduce, Reuse, dan Recycle dari hal-hal kecil di lingkungan rumah Anda. Justru dari aksi sederhana dan kecil seperti itulah bisa menjadi aksi yang sangat besar jika dilakukan bersama-sama. Pakailah benda-benda yang ramah lingkungan, misalnya gunakan tas belanja dari kanvas atau katun secara berulang, tidak memakai sterofoam untuk tempat makanan kemasan dll.
Salam Bumi Hijau
You’re currently reading an entry written by Bumi Hijau
- Published:
- 01.17.12 / 4pm
- Category:
- Environment
- Post Navigation:
- « Membuat Biogas Sendiri
Antara Mitos dan Pohon »
