LSA Solar Panel Apung
Untuk dunia sekarang ini yang haus akan sumber daya energi, konsep panel surya apung ini dapat menjadi solusi yang menyenangjkan. Ada banyak kritik di sekitar sana yang merasa bahwa konsep ini adalah ide yang terlalu jauh, tidak mungkin untuk dilaksanakan. Namun, ini bukan gagasan yang kabur, yang hanya datang ke pikiran seseorang. Eksperimen telah dilakukan dalam satu dekade terakhir. Ini adalah pendekatan baru dalam pembangkit listrik non konvensional, yang tidak hanya berujung ke dalam bahan bakar komersial, tetapi bahkan mampu menghemat penggunaan areal lahan yang digunakan untuk mendirikan sebuah “peternakan” panel surya. Proyek yang diusulkan bertujuan untuk mengembangkan sebuah peternakan surya di permukaan air. Mengingat kendala teknologi saat ini, ini akan dikembangkan bersama dengan pembangkit listrik tenaga air, untuk melengkapi efisiensi mereka. Mantap.
Lampu Bertenaga (Baterai) Air Garam
Mungkin hal ini tidak pernah terlintas dalam pikiran anda, atau mungkin anda memang sudah tahu, yaitu bagaimana air dan garam serta (alumunium+tembaga) bisa menghasilkan listrik. Berikut adalah cara membuat lampu berbentuk bunga dengan batere berbahan dasar air garam, sangat mudah dilakukan dan Anda tidak butuh peralatan seperti solder dan peralatan elektronik lainnya, hanya sebuah LED dan dua buah kawat (alumunium dan tembaga). Tutorial dari Bumi-Hijau ini sangat cocok untuk para pelajar dan adik-adik kita yang masih duduk di sekolah dasar sekalipun. Desain sengaja dibuat agar menarik, yaitu kreasi berbentuk bunga dan lampu LED yang menyala ditengahnya dengan sumber daya diantaranya adalah air garam. Anda bisa melakukannya dengan teman-teman, adik, dan atau anak-anak anda.
